Mbak Ani Awalnya Menolak Akhirnya Mendesah Keenakan

Mbak Ani Awalnya Menolak Akhirnya Mendesah Keenakan – Beha Ajaib.

Mbak Ani Awalnya Menolak Akhirnya Mendesah Keenakan
Mbak Ani Awalnya Menolak Akhirnya Mendesah Keenakan

Mbak Ani Awalnya Menolak Akhirnya Mendesah Keenakan – Beha Ajaib.

Cerita Mbak Ani Awalnya Menolak Akhirnya Mendesah Keenakan berawal dari sebelumnya perkenalkan namaku Didit berumur 22 tahun, menurut mantan-mantanku dan sahabat-sahabat cewekku aku ini orangnya berwajah menarik, supel, ramah, misterius, dan tinggi (sekitar 173 cm) sehingga banyak yang tertarik denganku.

Aku mahasiswa semester atas di sebuah universitas ternama di kota Y. Aku berasal dari kota S, jadi bisa disimpulkan aku seorang perantau. Saat kereta mulai bergerak aku segera tidur karena badanku sudah lelah akibat begadang semalaman bersama teman-teman lamaku.

Aku terbangun beberapa kali selama perjalanan yaitu saat pengen kencing (dikamar kecil aku sempat sedikit bingung karena kamar kecilnya tidak ada batang slotnya tapi akhirnya teratasi dengan diselipin pulpen) dan saat berhenti di beberapa stasiun besar untuk menaikkan penumpang.

Mbak Ani Awalnya Menolak Akhirnya Mendesah Keenakan – Beha Ajaib.

Saat itu seingatku di stasiun kota M naiklah pasutri muda dan anaknya yang masih balita. Aku terperangah karena sang suami tidak cakep dan cenderung jelek akan tetapi istrinya cantik berambut lurus panjang, tinggi sekitar 170 cm (lebih tinggi suaminya sedikit).

Tapi yang paling membuatku shock adalah meski tinggi tapi tubuhnya montok dengan payudara yang ukurannya lumayan besar, pantat yang sekal dan pinggang yang ramping bak biola spanyol. Tubuh bagus itu terbungkus dengan celana panjang ketat dan kemeja agak ketat yang paduan warnanya bagus.

Sesaat setelah mereka duduk dibangku sebelah bangku yang aku tempati kereta mulai kembali berjalan dan sang suami dan anak langsung terlelap seperti aku tadi setelah perjalanan dilanjutkan kembali sekitar setengah jam. Karena sang istri tinggal sendirian, aku memberanikan diri menyapa dan mengajak ngobrol. Yah sekedar basa basi agar suasana tidak boring selama perjalanan (kebiasaanku sejak aku SMA).

Mbak Ani Awalnya Menolak Akhirnya Mendesah Keenakan – Beha Ajaib.

“Mbak, mau kekota apa?” sambil tersenyum ramah aku menegurnya.

“Mau ke ke kota Y karena mertua sakit dik. Adik sendiri?” jawabnya sambil tersenyum manis.

“Oh, aku juga sama mbak tapi karena aku emang kuliah di kota Y. Oya nama mbak siapa? Kenalkan namaku Didit” kuulurkan tangan untuk berjabat tangan.

“Aku Ani dik, ini suamiku Rudi dan anakku Doni” dia menyambut jabat tanganku sambil memperkenalkan suami dan anaknya.

Mbak Ani Awalnya Menolak Akhirnya Mendesah Keenakan – Beha Ajaib.

Perbincangan pun mengalir dengan hangat selama kurang lebih 1 jam karena kelihaianku mengolah suasana. Kami juga sempat bercanda hingga dia tertawa terkikik karena lucunya. Menurutku mbak Ani orangnya terbuka dan supel, buktinya dia tidak marah saat leluconku mulai menjurus kearah sex bahkan dia malah membalas dengan lelucon yang lebih menjurus.

Selama ngobrol mataku sesekali melirik bongkahan dadanya yang terlihat sedikit dari celah kemejanya yang tanpa dia sadari 1 kancingnya terbuka di bagian dada persis. Mbak Ani mulai salah tingkah dalam duduknya (dugaanku dia terangsang) saat menjawab pertanyaanku seputar tips menyenangkan wanita di ranjang.

Dari pertanyaan-pertanyaanku mbak Ani bukan tipe wanita yang suka tentang variasi seks seperti oral dan anal. Tapi dia sudah beberapa kali mencoba berbagai variasi gaya bersetubuh selama menikah 2 tahun ini.

Mbak Ani Awalnya Menolak Akhirnya Mendesah Keenakan – Beha Ajaib.

Perbincangan terpaksa diputus dulu karena dia permisi ke kamar kecil. Niat isengku muncul mengingat selot kamar kecil itu. Beberapa saat setelah dia pergi, aku membuntuti ke kamar kecil. Rupanya dia tidak sadar bahwa pintunya tidak terkunci dan hanya tertutup, buktinya dia dengan santai telanjang bagian bawah membelakangiku.

Hal itu membuatku mulai terangsang, segera ku buka resleting celana dan cd lalu ku keluarin kontolkuku dari sarang. Ukuran kontolkuku emang biasa aja (panjang 15cm dan diameter 3,5cm) tapi lumayanlah.

Kudekati mbak Ani perlahan, saat tangan kirinya mau meraih celana dan cdnya kuberanikan diri memegang tangannya dengan tangan kiriku sedangkan tangan kananku membekap mulutnya. Dia sempat kaget tapi ketika mbak Ani menoleh siapa dibelakangnya dia terdiam.

Mbak Ani Awalnya Menolak Akhirnya Mendesah Keenakan – Beha Ajaib.

“Mbak, jangan teriak ya kumohon. Aku hanya ingin d iajari muasin cewek dalam sex.. Please…” kataku sambil menampakkan wajah memelas.

Awal mulanya dia hanya menggelengkan kepala dan tetap memberontak. Aku bisa membuat mataku sendiri berkaca-kaca seperti mau menangis, ku lakukan itu sambil terus memohon dan pura-pura terisak. Akhirnya dia luluh dan menganggukkan kepala lemah. Kulepaskan tanganku, “kena kau” batinku.

“Didit udah pernah ciuman?” tanyanya.

“Sudah mbak,kenapa mbak?” balasku dengan wajah polos.

Mbak Ani Awalnya Menolak Akhirnya Mendesah Keenakan – Beha Ajaib.

“Coba cium aku dit” perintahnya.

aku mulai memeluknya dan menciunmya, pada awalnya biasa saja lalu lidahku berusaha menyeruak kedalam mulutnya dan ternyata dia membalas dengan lebih agresif. Akhirnya kupakai teknik back door yang memanfaatkan lidahku yang panjang hingga aku bisa mengimbanginya.

“Ciuman didit mantap juga ya” aku hanya tersenyum pura-pura malu.

“Sekarang coba rangsang aku dit semampumu tapi hanya sebatas sampai leher saja” dalam hati aku bersorak.

Mbak Ani Awalnya Menolak Akhirnya Mendesah Keenakan – Beha Ajaib.

Aku mulai menciumnya lagi lalu menggerayangi dan menciumi bagian belakang telinga dan menjilati telinganya.

“Aaahhg… Ssssttt… Eeeeenggghh…” desahnya saat ku lakukan itu, ciumanku mulai turun ke leher.

Kujilat dan kucium leher putihnya, harum parfumnya membuatku bersemangat.

“Uuuugghh…. Aaaaahhhh…. Eeeemmghh…. Ssssstttt… Dit enak dit… terus dit… Aaaaaahhh… Eeeeeennnggghh… Dit jangan ada bekasnya…” bisiknya.

Aku sadar bahwa mbak Ani takut ketahuan suaminya. Kucoba menelusupkan tanganku kedalam bajunya saat kedua tangannya terangkat memeluk leherku.

Mbak Ani Awalnya Menolak Akhirnya Mendesah Keenakan – Beha Ajaib.

Terlambat buat mbak Ani untuk merespon karena kedua tanganku sudah masuk kedalam baju dan meremas-remas teteknya dari luar BH. Yang bisa dia lakukan hanyalah mengerang dan mendesah karena kuserang leher dan kedua teteknya secara bersamaan.

“Didit… Aaaaaahhhhgg… Kamu nakal… Sssssttt…. Eeeeennggghh…” racaunya tapi tanpa penolakan karena rangsangan yang mbak ani alami begitu kuat. Secara mendadak kuangkat bajunya sebatas leher hingga mempertontonkan 2 bongkah gunung kembar dibungkus BH kuning menyala.

Beruntungnya aku karena kancing Bhnya ada di depan. Sekilas kulihat ukurannya 36C (besar cuy…), seketika itu pula kubuka kancing bhnya dan terpampanglah teteknya tanpa penutup apapun. Langsung aku kenyot puting kanannya dan kupilin-pilin puting kirinya.

“Aaaaaaahhhh… Eeeeemmnggh… Dit… Kamu apakan putingku… Uuuggghh…” erangnya sambil bersandar di dinding.

Mbak Ani Awalnya Menolak Akhirnya Mendesah Keenakan – Beha Ajaib.

“Geli dit… Aaaaaaggghh… Dit… cukup… Sssstt… Dit… Enak banget… Mmmnngghh.. Melayang aku rasanya… Aaaahhh…” racaunya makin keras.

Karena takut ada yang mendengar langsung aku cium lagi mbak ani dengan ganas sambil tangan kananku meremas tetek kanannya dan tangan kiriku mengocok kemaluannya yang ternyata sudah banjir.

“Mmmmpphh… Nnnnggghh… Sssslllurrpp…” yang keluar dari mulutnya yang sedang kuajak french kiss lagi.

Kedua tangannya tidak berdaya karena terjepit punggungnya sendiri sedangkan tubuh mbak Ani terjepit antara tubuhku dan dinding. Tapi tubuhnya semakin menggelinjang kuperlakuin seperti itu. Tidak lama kemudian kemaluan mbak Ani makin lembab, disini aku lagi-lagi memasang perangkap. Kuhentikan semua cumbuanku hingga mbak ani termangu.

Mbak Ani Awalnya Menolak Akhirnya Mendesah Keenakan – Beha Ajaib.

“Lho dit kok berhenti?! Jangan dong.. Lanjutin ya dit.. Aku jadi ngambang dan aneh nih rasanya.. Lanjutin dong ampe mbak keluar..” pintanya.

“Ya mbak.. Tapi sekarang boleh ya aku masukin kontolku? Dari tadi berdiri ampe sakit nih” rayuku.

“Jangan dit, aku sudah bersuami…” tolaknya.

“cuma digesek-gesekin aja deh mbak enggak apa ampe aku juga keluar biar sama-sama enak. Boleh ya mbak? Please……” rengekku sambil mulai kembali membelai-belai payudaranya dan tanganku satunya mengelus-elus kontolku yang sedari tadi menganguk-angguk karena sudah tegang.

Mbak Ani Awalnya Menolak Akhirnya Mendesah Keenakan – Beha Ajaib.

Mendapat serangan psikologis seperti itu terus menerus akhirnya dia luluh.

“Cuma digesek-gesek aja ya gak lebih…” pintanya sambil kududukkan dia ke kloset.

“Makasih ya mbak Ani sayang” ucapku dan kukecup singkat bibirnya sambil ku posisikan tubuhku sedemikian rupa hingga kontolku terhimpit diantara pangkal pahanya persis di mulut memeknya (bayangin aja duduk berhadapan dan aku terlihat seperti memangku mbak Ani dan kakinya memeluk pinggangku sedang tubuh kami seperti berpelukan).

Aku mulai menggoyang pantatku sehingga kemaluan kami bergesekan. Hal ini membuat kami sama-sama merasakan nikmat. Tak lupa kami tetap berciuman dan saling meraba. Saat kembali kuserbu lehernya, mbak Ani mulai mendesah dan meracau lagi. Desahannya makin sering saat kumulai menggesek dengan cepat. Hal ini membuatku semakin terangsang dan ingin segera memasukkan kontolku kedalam hangatnya liang memeknya.

Mbak Ani Awalnya Menolak Akhirnya Mendesah Keenakan – Beha Ajaib.

Saat asyik saling menggesek hingga kurasakan cairan memeknya makin membanjiri kontolku, tanpa mbak Ani sadari kumasukkan kontolku secara mendadak dan cepat hingga mentok. Ugh meski sudah pernah melahirkan tapi memeknya masih ketat menjepit kontolku. Kelihatannya leher rahimnya dangkal, buktinya pangkal kontolku masih diluar sekitar 1-2cm saat kurasakan ujung kontolku membentur bagian terdalam memeknya.

“Aaaaaauuuuhhh…. Dit kok dimasukin kontolmu??!! Cabut dit!! Aku udah bersuami masa dikentot kamu!!” perintahnya tapi tak ku gubris dan malah melanjutkan menggonyang pantatku sehingga kontolku mulai bergerak menikmati jepitan kuat, hangat dan lembab memeknya sambil menciumnya agar tidak bisa berteriak.

Posisiku yang sedikit menindih mbak Ani membuatnya tidak bisa berkutik. Pada awalnya mbak Ani terus meronta, tapi karena kondisinya yang mendekati orgasme saat kumasukkan kontolku membuat mbak Ani akhirnya menyerah dan malah menikmati goyanganku.

Mbak Ani Awalnya Menolak Akhirnya Mendesah Keenakan – Beha Ajaib.

Kugoyang pantatku dengan semangat dengan beberapa variasi goyangan. Kadang maju mundur, kadang kiri kanan, kadang memutar. Hal ini membuatnya semakin melayang.

“Aauuuhh… Dit.. Kamu apakan memekku?? Enak banget kontolmu… Eeeemmmggghhh… Ssssttt… Dit… Aku udah ga tahan… Aaaaahhh… Aku ingin keluar…” rintihnya kira-kira 15 menit setelah kemasukan kontol.

“Keluarin saja mbak Ani sayang… Enggghh.. Memek mbak enak sekali..” pujiku sambil mempercepat goyanganku.

“Dit… Aku keluar sayang!!! Aaaahhhh.. Eenggghh… Sssssttt.. Uuuunngghh..” lenguhnya menikmati orgasme panjang yang dirasakan.

Mbak Ani Awalnya Menolak Akhirnya Mendesah Keenakan – Beha Ajaib.

Suuurrr…. Suuuurrrr.. Koontolku merasakan siraman air surganya.

“Dit.. Nikmat sekali sayang… Makasih ya.. Aku baru kali ini merasakan orgasme karena bersetubuh.. Suamiku hanya peduli diri sendiri.. Kamu belum keluar ya??” ucapnya sambil kembali menciumku.

“Sebentar lagi mbak… masih boleh kan kugoyang??” tanyaku.

“Boleh dong sayang… Kamu sudah membuatku melayang… Sekarang nikmati tubuhku semaumu, entotin aku sesukamu… Tapi sekarang kamu yang duduk ya dit…” katanya sambil berganti posisi.

Mbak Ani Awalnya Menolak Akhirnya Mendesah Keenakan – Beha Ajaib.

Mbak Ani sekarang duduk dipangkuanku berhadapan.

“Sekarang biar mbak yang puasin kamu sayang… Didit haus ga??? Mau minum susu??” tanyanya sambil menyodorkan teteknya untuk kukenyot lagi sembari mulai menggoyang pantatnya maju mundur.

Ternyata mbak Ani membalas perlakuanku kepadanya yaitu dengan kadang merubah arah goyangan pantatnya. Aku hanya menikmati itu semua sambil menjilati dan ku kenyot teteknya serta mendesah sesekali di telinganya. Hal ini membuat mbak Ani makin bersemangat dan kembali terangsang.

“Aaaahhh…dit…. kontolmu enak sekali.. uunggghh… eemmmhhhgg…”racaunya.

Mbak Ani Awalnya Menolak Akhirnya Mendesah Keenakan – Beha Ajaib.

“Memek mbak juga enak… ssssttt…. aahh… mbak.. enak mbak… bentar lagi…” rintihku yang disambut makin menggilanya goyangan mbak Ani.

Tak lama kemudian aku yang hampir mencapai puncak merasakan bahwa mbak Ani juga merasakan yang sama karena memeknya makin ketat menjepit kontolku dan rintihannya makin sering dan merangsang.

”Dit… Aku ingin keluar lagi… Enak banget ngentot sama kamu dit… Aaahhh… Ssssttt..” baru saja mbak Ani berkata seperti itu aku sudah tidak tahan ingin orgasme.

“Mbak aku keluar!!! Aaaaahhh….. Eeeengggghh… Sssstttt… Uuuungggghh…” lenguhku mengiringi muncratnya spermaku kedalam rahimnya. Merasakan semburan lahar panasku membuat mbak Ani juga orgasme.

Mbak Ani Awalnya Menolak Akhirnya Mendesah Keenakan – Beha Ajaib.

“Aaahhh… Dit!!!! Aku keluar sayang!!!” segera saja kami kembali berciuman dengan rakus sambil menikmati orgasme berpelukan.

Selama beberapa saat kami terus berciuman hingga akhirnya melepaskan pagutan mesra kami.

Mbak Ani berbisik “Terima kasih ya sayang… Didit sudah membuatku menikmati surga dunia yang belum pernah kurasakan.”

“Mbak gak takut hamil karena aku keluar didalam???” tanyaku ragu.

Mbak Ani Awalnya Menolak Akhirnya Mendesah KeenakanBeha Ajaib.

“Tenang saja… Aku sedang tidak subur…” ucapnya tersenyum dan menciumku singkat.

Lega rasanya mendengar hal itu hingga akupun tersenyum dan gemas meremas teteknya sejenak. Kami cepat cepat merapikan pakaian dan keluar dari kamar mandi bergantian lalu duduk kembali di kursi masing-masing. Suami dan anaknya masih tertidur pulas padahal saat itu kulihat sudah memasuki kota Y.

Kami saling berpandangan dan tersenyum. Mbak Ani kemudian memberikan nomer handphonenya kepadaku dan berkata,

Agen PokerAgen Domino99Agen Capsa SusunAgen AduQAgen BandarQAgen Bandar PokerAgen Sakong

“Kapan-kapan lagi ya” sambil mengedipkan mata. Kujawab dengan senyuman dan kami berpisah di stasiun kota Y.

Judi PokerJudi Domino99Judi Capsa SusunAgen AduQJudi BandarQJudi Bandar PokerJudi Sakong
Benar-benar beruntung aku bisa menikmati tubuh semantap itu.

Keris99 Agen Judi Bandar66 Sakong BandarPoker BandarQ AduQ CapsaSusun Domino99 Poker Terpercaya Indonesia
Keris99 Agen Judi Bandar66 Sakong BandarPoker BandarQ AduQ CapsaSusun Domino99 Poker Terpercaya Indonesia 

Beha Ajaib

Cerita Dewasa | Cerita Panas | Cerita Mesum | Cerita Bokep